Bak Istana! Begini Penampakan Rumah Bos First Travel



101dunia - Pemberitaan tentang Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari ramai diperbincangkan. Keduanya saat ini telah ditangkap Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri atas dugaan penipuan dan penggelapan.

Kedua Tersangka Sering Mengunggah Foto-foto Gaya Hidup Yang Glamor
Andika dan istrinya dijerat dengan Pasal 55 juncto Pasal 378 (penipuan) dan 372 (penggelapan) KUHP serta Undang-undang No. 19 tahun 2016 tentang ITE.

Dikutip dari Kompas, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan bahwa kedua tersangka ditahan di Rutan Bareskrim Polda Metro Jaya. 

Polisi juga telah menyita sejumlah kendaraan milik Bos First Travel tersebut, yaitu Toyota Vellfire, Pajero Sport, VW Caravelle, Daihatsu Sirion, Toyota Innova, dan Avanza. 

Sejumlah mobil milik Bos First Travel yang disita polisi. img source
Sepertinya sudah banyak harta yang dikumpulkan oleh pasangan ini dari aksi penipuan dan penggelapan di bawah bendera First Travel. Salah satu yang ramai menjadi bahan pembicaraan netizen adalah rumah tinggal mereka berdua yang terletak di Perumahan Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa barat.

Walaupun rumah Andika terletak di salah satu perumahan elit, namun jelas terlihat bahwa rumah tersebut lebih besar dibandingkan rumah di kanan dan kirinya. 

Rumah Mewah Milik Andika Di Sentul City, Bogor

Pilar-pilar besar yang menyangga ditambah kubah yang terletak di bagian atas rumah dua lantai tersebut menambah kesan seperti istana yang megah. Entah berapa milyar uang yang dihabiskan mereka untuk membeli rumah mewah tersebut, dugaan kuat uang jamaah lah yang mereka pakai.

Rumah megah berwarna putih tersebut sudah disegel oleh pihak berwenang, masing-masing gerbang nampak terdapat garis polisi. Lampu rumah bagian luar mati, namun lampu masing-masing gerbang menyala. Selain itu tidak terlihat keberadaan penghuni satupun.

Rumah Andika Bos First Travel. Image Source
Sungguh miris memang, cara yang digunakan pasangan tersebut dalam mengumpulkan harta telah menyebabkan keduanya meringkuk di tahanan. 

Semua harta yang dikumpulkan telah disita dan disegel, segalanya sia-sia, hanya menyebabkan kesedihan bagi keluarga dan anak bayi yang terpaksa mereka tinggalkan. Belum lagi airmata dan tangisan ribuan jamaah yang mereka rugikan, yang masih berharap untuk bisa berangkat ke Tanah Suci atau setidaknya uang mereka bisa kembali.

Semoga tidak ada lagi penipuan semacam ini.

0 comments:

Post a Comment