Lama Tak Terlihat, Rachel Amanda Ternyata Sempat Divonis Kanker


101dunia - Masih ingat gadis cantik yang wajahnya sering muncul di layar kaca ini? Ya, namanya Rachel Amanda Aurora. Gadis yang lahir di Jakarta, 1 Januari 1995 ini sudah mulai berakting sejak umur 4 tahun. Karirnya melesat ketika ia membintangi sinetron berjudul "Namaku Mentari" dan "Candy".

Rachel Amanda Aurora
Selain bermain sinetron, Amanda juga membintangi beberapa film. Film yang pertama dibintanginya berjudul Heart, ia memerankan versi muda dari tokoh utama bernama Rachel. 

Salah satu film yang turut membesarkan namanya berjudul I Love You, Om. Amanda memerankan tokoh utama di film tersebut. Karena jalan ceritanya, film I Love You Om sempat mengalami kontroversi. Film tersebut menceritakan seorang gadis berumur 12 tahun yang terlalu cepat dewasa dan jatuh cinta kepada pamannya sendiri.

Meskipun mengalami kontroversi, melalui film tersebut Amanda berhasil masuk nominasi MTV Indonesia Movie Awards untuk kategori Breakthrough Actress. 

Kemampuan akting Amanda memang cukup diakui, terbukti pada ajang Indonesia Movie Awards, Amanda berhasil masuk tiga nominasi sekaligus dari film Kata Maaf Terakhir.

Karya terakhirnya dalam dunia entertainment adalah sebagai pengisi suara tokoh Putri Leona dalam animasi Petualangan Singa Pemberani Magilika di tahun 2015. Setelah itu gadis yang selalu nampak ceria dan smart ini mulai jarang terlihat di layar kaca.

Lama menghilang dari layar kaca, belakangan diketahui bahwa ternyata Amanda sakit. Saat ia duduk di bangku kelas XII SMA pada tahun 2014, Rachel Amanda sempat divonis kanker tiroid. Penyakit tersebut diakibatkan dari kelebihan hormon tiroid (Hipertiroid) yang parah.

Amanda menyadari penyakit ini ketika berat badannya turun dan merasa sulit makan. Jantungnya berdetak kencang dan tidak kuat berdiri lama. 

Ketika diperiksa ke dokter, Rachel Amanda merasa terkejut karena ternyata di kelenjar tiroidnya ada tumor ganas (kanker). Sel-sel kanker sudah menyebar di kelenjar tiroid sehingga dokter menyuruh dilakukan operasi.

Perasaan takut dan cemas tentu dirasakan oleh Amanda ketika ia mengetahui penyakit yang dideritanya sangat serius. Tapi ia beruntung, pihak keluarga sangat mendukungnya untuk mendapat kesembuhan. 

Amanda beruntung segera memeriksakan diri ke dokter, sehingga penyakitnya tidak terlambat ditangani. Pasca operasi, suaranya mendadak menghilang selama 2-3 hari. Namun hal itu hanya sementara dan akhirnya Amanda dapat kembali bersuara seperti sedia kala.

Kini Amanda sudah pulih, karya pertama pasca kesembuhannya adalah buku kumpulan puisi berjudul "Andai Kita". Kabar baik ini tentu saja menjadi penyemangat bagi siapapun yang menderita penyakit kanker. Harapan itu akan selalu ada, yang penting tetap bersemangat untuk menjalani pengobatan.

Mari kita tunggu karya-karya Rachel Amanda Aurora selanjutnya.

0 comments:

Post a Comment