Hidup Orang Ini Menjadi Tidak Tenteram Setelah Menemukan Batu Zamrud Senilai Hampir Rp3,9 Triliun

101dunia - Seorang penambang menemukan bongkahan batu Zamrud (Emerald) seberat 360 kg dengan nilai 238 juta Poundsterling atau hampir mencapai Rp3,9 triliun. Awalnya ia menganggap bahwa penemuan itu merupakan berkah, tetapi ternyata setelah itu kehidupannya berubah menjadi tidak tenteram.

Batu Zamrud Carnaiba. image source
Untuk menghindari pencurian, bongkahan batu berukuran raksasa tersebut disimpan di suatu tempat rahasia dengan tingkat keamanan tinggi. Akibatnya hingga saat ini sang pemilik kerap menerima berbagai ancaman, intimidasi, dan pemerasan.

Batu Zamrud Carnaiba. image source
Pemilik yang hanya dapat disebut dengan inisial FG, mengatakan bahwa batu zamrud yang dia temukan sangat langka karena ukurannya sangat besar dan kualitas kristalnya yang istimewa. Memang untuk mengangkatnya diperlukan penggunaan alat berat 'forklift', tapi FG mengaku khawatir jika berat batu tersebut tidak akan mengurungkan niat seseorang untuk mencurinya.

Batu mulia seberat 360 kg dan tinggi 1,3 meter itu diangkat ke permukaan bumi sekitar awal bulan Mei 2017 di daerah pertambangan Carnaiba, Bahia, bagian timur laut Brazil. 

"Saya tidak akan mengungkapkan dimana batu itu disimpan, bagaimana cara penyimpanannya, dan berapa banyak saya membayar untuk pengamanannya." ungkap FG.

FG hanya mengatakan bahwa penyimpanan batu tersebut berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain dengan lokasi yang aman dan petugas bersenjata. 

Berdasarkan pengetahuannya setelah menekuni dunia pertambangan selama 30 tahun, FG mengungkapkan bahwa batu Zamrud tersebut adalah batu dengan kualitas terbaik yang pernah dia lihat. Saat ini dia mengaku ada beberapa calon pembeli potensial yang berasal dari Eropa, UEA, India, dan Tiongkok.

Pengangkatan batu alam tersebut sangat sulit, dibutuhkan lebih dari 10 orang dan waktu lebih dari 1 minggu dalam proses tersebut karena posisinya yang mencapai 200 meter di bawah tanah. FG membayar setiap anggota kelompok sesuai dengan porsi mereka masing-masing, sehingga hal itu membuatnya menjadi satu-satunya pemilik.

Daerah tambang Carnaiba. Image source
Lokasi penemuan tersebut terletak sekitar 100 meter dari tempat penemuan batu Zamrud sebelumnya pada tahun 2001. Batu yang ditemukan sebelumnya memiliki berat 20 kg dan dilaporkan dibawa ke Amerika Serikat secara ilegal dan tetap disana hingga saat ini.

Untuk mencegah hal itu terulang kembali, FG telah melakukan antisipasi secara hukum. Dan untuk saat ini FG memutuskan untuk tetap menyembunyikannya secara aman hingga nanti ia bisa memutuskan apakah akan menjualnya atau menyimpannya di museum di Brazil.

0 comments:

Post a Comment