Protes Vonis Ahok, Situs Pengadilan Negeri Dan Tempo Diretas


Menyusul vonis yang dijatuhkan kepada Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok, hacker meretas situs pemerintah yaitu situs pengadilan negeri dan situs salah satu media terbesar di Indonesia, Tempo. 

Situs pengadilan negeri diretas
Situs pengadilan negeri diretas
Situs Pengadilan Negeri yang beralamat di https://pn-negara.go.id tidak bisa diakses dan muncul foto Ahok disertai pesan berbahasa Inggris tentang vonis pengadilan.

Pesan yang tercantum di laman tersebut berbunyi: "Give his all to this country. guilty and sentenced 2 years in jail. Simple explanation: they didn't know the difference between 'eat with spoon' and 'eat spoon'. They claimed both are the same meaning, and made this governor guilty. The end. #RIP Justice in my country".

Terjemahan bebasnya kurang lebih, "Telah memberikan segalanya pada negara ini, dinyatakan bersalah dan dihukum penjara 2 tahun. Penjelasan sederhananya: 'Mereka tidak mengetahui perbedaan antara 'makan pakai sendok' dan 'makan sendok'. Mereka mengklaim keduanya memiliki arti yang sama, dan menjadikan gubernur bersalah. Tamat. #Telah mati keadilan di negeriku."

Hingga hari Kamis, (11/05/2017) situs tersebut masih belum bisa diakses. Pelaku peretasan mengaku disebut sebagai Konslet & Achon666Ju5t.

Sementara itu situs media mainstream di Indonesia, Tempo, juga tidak luput dari sasaran kemarahan Hacker. Laman situs yang asli tidak bisa diakses dan diganti dengan foto Habib Rizieq Shihab bersama dengan para ulama lainnya. Dalam foto tersebut terlihat Habib Rizieq tengah mengepalkan tangan dengan tulisan "Bebaskan Ahok". 

Tempo Diretas hacker
Laman Tempo Diretas
Hingga hari Kamis, (11/05/2017) laman tersebut masih memunculkan foto tersebut, namun dalam peretasan situs ini tidak tercantum nama identitas hacker.

Sementara itu dalam halaman pencarian Google, alamat situs Tempo berganti menjadi: "Tempo.co: hacked by Rizieq Shihab.

Seperti diketahui, majelis hakim memvonis Ahok dengan hukuman penjara selama 2 tahun terkait dengan penodaan agama yang dilakukannya di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Pendukung Ahok bereaksi atas vonis tersebut dengan melakukan unjuk rasa di depan LP Cipinang. Unjuk rasa berlangsung sampai larut malam diiringi pembakaran ban bekas hingga mengguncang pagar penjara.

Demi alasan keamanan, Ahok akhirnya dipindahkan ke Rutan Mako Brimob. Dia pun mengajukan banding atas putusan hakim.

0 comments:

Post a Comment