Heboh!! Soal Firza-Rizieq, Anonymous Membantah Telah Terlibat. Ini Dia Ancaman Mereka

Sebuah video berdurasi 1 menit 25 detik telah membuat heboh jagat internet. Video yang mengatasnamakan Anonymous tersebut berisi tentang peringatan kepada tim buzzer ahok. Peringatan ini terkait dengan beredarnya video skandal antara Habib Rizieq dan Firza Husein.

Anonymous (image source)
Seperti diketahui sebelumnya, seseorang telah membuat dan menyebarkan video rekaman percakapan Whatsapp yang diduga dilakukan oleh Habib Rizieq dan Firza Husein. Tidak hanya itu, orang yang mengaku sebagai anggota Anonymous tersebut juga menyertakan rekaman suara seorang perempuan yang sedang bercerita kepada lawan bicaranya tentang skandalnya dengan sang Habib.

Merasa namanya dicatut, Anonymous akhirnya merilis video yang membantah keterlibatan mereka dalam pembuatan video itu. Mereka juga mengancam bahwa jika tim buzzer Ahok mengulangi hal itu maka mereka akan membuat perhitungan dengan mengerahkan pasukan untuk melakukan hack, membajak, membocorkan database, dan mengambil alih semua website buzzer Ahok.

Anonymous mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak tertarik dengan kondisi politik di Indonesia dan tidak ingin namanya dicatut dalam perseteruan antar masing-masing kubu politik.

Anonymous adalah sekelompok hacker internasional yang sepak terjangnya sudah diakui sejak lama. Kelompok ini terdiri dari puluhan ribu hacktivist tanpa nama yang menggabungkan keahlian komputer mereka untuk menyerang suatu situs sebagai bentuk protes.

Baca juga:

Disebut Sebagai Hacker Paling Terkenal, Siapa Dan Bagaimanakah Sepak Terjang Anonymous?

Berikut adalah video bantahan dan ancaman Anonymous:


Greeting citizens of the world, we are anonymous. People of Indonesia it has come to our attention, as we’ve heard that AHOK BUZZER TEAM has mention us on their video and whatsapp text about Habib Rizieq and Firza scandal.

We deny it. The video and whatsapp text does not belong to us. We may defend, but we cannot like some politics problem in your country

As you know, anonymous has been watching you. You have seen a fair warning from us by contain free speech and life right for the further assault.

AHOK BUZZER! If you still insist on bringing our name in your hostility, then be prepared to face our ATTACK to block you entire online media.

We are ready to give peace tp those in need and we’re ready to ruin those who want it! We will call all anonymous collectives to hack, hijack database leak, main take over all buzzer websites

Last warning, do not dare bringing our name in your hostility. We Anonymous, We Are Legion, United By One, Devided By Zero. We Do Not Forgive, We Do Not Forget. It is too late to expect us
.


“Salam untuk warga dunia, kami adalah Anonymous. Orang-orang Indonesia telah menjadi perhatian kami. Saat kami mendengar tim BUZZER AHOK menyebut nama kami di video mereka dan teks Whatsapp mengenai skandal Habib Rizieq dan Firza, kami menyangkalnya, video dan teks Whatsapp itu bukan milik kami.

Kami bisa saja melawan, tetapi kami tidak mau mencampuri politik di negara kalian.

Seperti yang kalian ketahui, anonymous sedang mengawasi kalian. Kalian sudah melihat peringatan dari kami yang mengandung hak kebebasan dan hidup benar untuk melakukan serangan karakter lebih lanjut.

AHOK BUZZER! Jika kalian tetap membawa-bawa nama kami. Maka bersiaplah untuk menghadapi serangan kami. Kami siap memblokir seluruh media online kalian dan kami siap memberikan perdamaian jika dibutuhkan. dan kami siap melakukannya kepada orang yang menginginkannya.

Kami akan memanggil pasukan Anonymous untuk melakukan hack, membajak, membocorkan database, dan mengambil alih semua website buzzer Ahok.

Peringatan terakhir! Jangan berani lagi membawa nama kami untuk kepentingan permusuhan kalian. Kami adalah Anonymous, kami adalah pasukan, tersatukan oleh satu dan terpisahkan oleh nol. Kami tidak memaafkan dan kami tidak akan melupakan. Sudah terlambat untuk mengharapkan demikian.

 
Baca juga:


Disebut Sebagai Hacker Paling Terkenal, Siapa Dan Bagaimanakah Sepak Terjang Anonymous?

0 comments:

Post a Comment