Disebut Sebagai Hacker Paling Terkenal, Siapa Dan Bagaimanakah Sepak Terjang Anonymous?


Dikaitkan dengan tuduhan skandal terhadap Habib Rizieq dengan Firza Husein, nama kelompok Anonymous semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat mengenal kelompok ini sebagai kelompok hacker internasional paling terkenal yang memiliki puluhan ribu anggota di seluruh dunia. Lalu siapa sebenarnya kelompok Anonymous ini?

Sepak terjang Anonymous image source: anonofficial
Anonymous merupakan perkumpulan hacktivist yang dibentuk pada tahun 2003. Anggota perkumpulan ini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu mengenakan topeng Guy Fawkes yang dikenal dalam V For Vendetta. Kisah V For Vendetta merupakan kisah seorang pemberontak yang merasa muak akan kebobrokan sistem pemerintah dan berusaha melawan tirani. Pemberontakan Guy Fawkes akhirnya didukung oleh rakyat yang sebelumnya merasa takut.

Pembentukan kelompok hacker ini berawal dari sebuah forum internet bernama 4Chan. Pada awalnya kelompok ini menentang sensor dan menyuarakan kebebasan berinternet sebagai reaksi atas pengawasan online oleh pemerintah. Sebagai kelompok hacker paling terkenal, kerahasiaan angggota organisasi ini sangat terjaga.

Sepak Terjang Anonymous 

Kelompok Anonymous sudah seringkali masuk pemberitaan di dunia karena sepak terjang mereka. Pembobolan ke berbagai instansi pemerintah dan perusahaan multinasional sudah sering dilakukan. Berikut ini adalah beberapa kisah sepak terjang Anonymous:
1. Pembobolan Data Sony

Pada tahun 2011, lebih dari 100 juta data konsumen Sony dijebol sehingga membuat perusahaan elektronik raksasa tersebut diprotes oleh dunia. Eksekutif Sony, Kazuo Hirai, mengatakan kepada Kongres Amerika Serikat bahwa hal tersebut adalah ulah dari Anonymous.
Hirai menuturkan bahwa Anonymous telah menggunakan metode yang sangat rumit untuk menutupi jejak. Mereka menghapus catatan log files pada server untuk menyembunyikan aktivitasnya, sebagaimana dilansir Silicon Alley Insider.

Sebagai buktinya, Hirai menjelasakan bahwa pihaknya menemukan sebuah file bernama "Anonymous" yang berbunyi "We are legion". Kalimat itu memang merupakan salah satu motto kelompok hacker internasional tersebut. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa seolah-olah kelompok hacker Anonymous adalah pihak yang menyerang jaringan Play Station Network (PSN) milik Sony.

Tuduhan Hirai memang memiliki dasar, karena sebelumnya Anonymous pernah menyatakan perang terhadap Sony. Pernyataan tersebut adalah salah satu bentuk pembelaan mereka terhadap seorang hacker bernama George Hotz yang pernah digugat oleh Sony karena mempublikasikan root key Playstation 3 sehingga setiap orang dapat memiliki root access terhadap konsol game tersebut tanpa media eksternal.

Namun akhirnya perseteruan antara Hotz dan Sony berujung damai. Dan ketika jaringan PSN mengalami down, Anonymous dengan tegas mengatakan bahwa kejadian tersebut bukan perbuatan mereka. 

Sebagai tanggapan atas surat Hirai ke Kongres AS, Anonymous kembali menyatakan bahwa mereka tidak terlibat. Dalam sebuah rilis resminya, kelompok hacker tersebut mengatakan bahwa mereka adalah organisasi yang terdistribusi dan terdesentralisasi.

"Kepemimpinan kami tidak mengampuni pencurian kartu kredit." ungkap Anonymous sebagaimana dikutip dari Venture Beat.

Anonymous juga menjelaskan bahwa jika penyelidikan atas pencurian kartu kredit Sony dilakukan secara benar dan jujur maka seharusnya siapapun tidak akan menemukan keterlibatan mereka dalam kejadian tersebut.

2. Cybergate

Pada awal 2011 tepatnya bulan Februari, seorang CEO perusahaan keamanan cyber HBGary, Aaron Barr mengklaim bahwa ia berhasil menyerang Anonymous dan mengungkap nama-nama anggotanya. Kemudian kelompok Anonymous menyerang balik dengan meretas situs HbGary.

Tidak kurang dari 70 ribu pesan dicuri dari sistem email perusahaan tersebut untuk kemudian diupload ke internet sehingga siapapun bisa mendapatkannya di internet. Daftar email tersebut berisi pesan-pesan penting perusahaan termasuk agenda mereka untuk menghancurkan Wikileaks serta melakukan kampanye publik dengan informasi yang tidak benar.

Akibat penyerangan tersebut pemerintah Amerika Serikat melakukan penyelidikan terhadap perusahaan-perusahaan lain yang terkait dengan skandal itu. Dan akhirnya Aaron Barr terpaksa harus mengundurkan diri karena didesak oleh berbagai pihak.

3. Penjebolan Data Situs Pedofil

Pada Oktober 2011, Anonymous kembali menjadi bahan pembicaraan karena berhasil melumpuhkan 40 situs kaum pedofil. Kelompok hacker ini menemukan cache berbagai situs tersebut saat menyusuri situs rahasia Hidden Wiki

Secara kebetulan, saat itu Anonymous menemukan ratusan situs underground yang tidak akan ditemukan di mesin pencari. Salah satu situs yang mendapat perlakuan khusus dari kelompok ini adalah Lolita City, mereka membocorkan sekitar 1.500 anggota aktif situs tersebut ke publik dan mengungkapkan sisi gelap internet yang tidak bisa diakses oleh orang biasa.

4. Serangan Terhadap Bay Area Rapid Transit System (BART) San Fransisco

Masih pada tahun 2011, Anonymous melakukan serangan terhadap San Fransisco Bay Area Rapid Transit System (BART) sebagai respon atas kelalaian anggota kepolisian yang menembak penumpang tak bersalah sehingga menyebabkan luka serius.

Serangkaian serangan dilakukan dengan cara membobol basis data konsumen BART kemudian mengunggah nama, alamat email, kode pos, serta password ribuan pengguna layanan tersebut. Bukan hanya itu, kelompok ini juga membobol database kepolisian San Fransisco Bay Area dan mengambil data pegawai lembaga tersebut kemudian mengunggah puluhan nama dan alamat mereka.

5. Arab Spring

Kelompok hacker Anonymous juga ternyata mempunyai andil dalam peristiwa Arab Spring. Mereka melakukan berbagai serangan terhadap situs-situs pemerintah Mesir, Tunisia, dan Iran. 

Dalam rangkaian serangan tersebut, mereka menggunakan perangkat lunak sederhana untuk membebani situs dengan traffic berlebih yang akhirnya menjatuhkannya. Para hacker juga mempublikasikan alamat email dan password pejabat pemerintah yang melawan revolusi Arab ini yaitu Mesir, Maroko, Yordania, dan Bahrain.

Awal Agustus 2011, situs Kementerian Pertahanan Suriah dibobol oleh kelompok ini. Gambar bendera pra-Ba'athist terpasang di halaman utama situs tersebut yang merupakan simbol gerakan mendukung demokrasi di negara tersebut. Selain itu Anonymous juga mengirimkan pesan bahwa mereka mendukung pemberontakan Suriah.

Metode Cybercrime Yang Dilakukan

Berbagai serangan di atas hanyalah sebagian kecil dari seluruh sepak terjang Anonymous semenjak didirikan. Berdasarkan bentuk serangan-serang itu, berarti Anonymous adalah kelompok hacker yang dikategorikan sebagai cracker, karena mereka mencari dan memanfaatkan kelemahan yang ada dalam suatu sistem dengan tujuan untuk mendapatkan data atau informasi secara ilegal.

Tidak hanya itu, mereka juga melakukan serangan merusak seperti melakukan deface, memodifikasi database, mengubah password, hingga DDos attack yang betul-betul melumpuhkan sistem. Dan dalam setiap serangan yang mereka lakukan selalu ada pihak yang diuntungkan selain pihak korban yang tentu saja dirugikan.
  

0 comments:

Post a Comment