Ramalan Perang Akhir Zaman (Armageddon) Sejak Ratusan Tahun Lalu


101dunia - Perang akhir zaman diyakini telah semakin dekat. Konflik di Suriah yang melibatkan beberapa negara super power kemungkinan besar akan menyebabkan terjadinya perang dunia ketiga. Jika perang ini terjadi maka dapat dipastikan bahwa senjata yang akan digunakan bukan hanya senjata biasa tetapi senjata nuklir.
 
Ramalan Perang Akhir Zaman (Armageddon) Sejak Ratusan Tahun Lalu

Insiden penembakan jet tempur Rusia oleh Turki semakin membuat konflik Suriah memanas. Kedua negara saling tuding satu sama lain. Turki secara resmi didukung oleh negara-negara Islam dan negara-negara lain yang tergabung di dalam NATO. 
Sementara itu koalisi Rusia pun tidak kalah kuatnya, ia didukung oleh China yang merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan militer yang tidak main-main. Oleh karena itu wajar jika banyak yang menganggap bahwa perang dunia ketiga nanti akan sangat mengerikan.

Ternyata ramalan tentang perang dunia ketiga atau perang akhir jaman sudah lama berhembus. Sebagian ramalan diungkapkan sejak ratusan tahun lalu dan sebagian lagi disembunyikan oleh orang-orang tertentu sampai dengan tahun lalu.

Baru-baru ini di Turki telah ditemukan sebuah manuskrip kuno berisi tentang nubuwah-nubuwah peristiwa yang akan terjadi di masa depan. Salah satu hadits nabi yang terdapat dalam manuskrip itu adalah sebagai berikut:

Abu Hurairah-ketika hampir tiba saat kematiannya-berkata kepada orang-orang disekitarnya: "(Riwayat itu) terkait dengan berita yang kuketahui tentang keadaan dalam perang akhir zaman."

Mereka berkata: "Sampaikanlah kepada kami. Tidak apa-apa, dan semoga Allah memberimu balasan dengan kebaikan."

Maka, Abu Hurairahpun mengatakan, "Dalam jaringan (hitungan) hijrah sesudah seribu tiga ratus (tahun), dan mereka mengikat perjanjian yang disitu Raja Roma melihat bahwa perang semesta dunia pasti terjadi, Allah menghendaki terjadinya perang. Dan waktu tidak berjalan tanpa perjanjian dan kesepakatan . Lalu berkuasalah seorang laki-laki dari negeri yang bernama Jirman, bernama al-Hirr. Ia ingin menguasai seluruh dunia. Memerangi semua bangsa di negeri-negeri salju dan kebaikan. Ia bergerak dengan murka Allah sesudah beberapa tahun api (menyala). Ia ingin membunuh rahasia ar-Rusy atau ar-Rus.”. (riwayat Abu Hurairah)

Dalam riwayat lain Rasulullah bersabda:

"Kiamat takkan terjadi sehingga bangsa Romawi singgah di Al-A'maq * atau di Dabiq *. Lalu mereka diserbu oleh balatentara dari Madinah, yang merupakan penduduk dunia yang terbaik waktu itu." (HR. Imam Muslim bin Hajjaj dari Abu Hurairah RA)

Adapun Al-A'maq dan Dabiq adalah nama dua tempat di Syria dekat kota Halab (Alepo).

Seorang pemikir yang beragama Yahudi, Vilna Gaon, mengungkapkan sebuah ramalan tepat sebelum ia meninggal pada tahun 1797. Ramalan tersebut terkait dengan dua buah peristiwa yang akan terjadi sebelum kemunculan Messiah.

Ramalan itu dirahasiakan oleh para pengikut dan keturunannya selama 200 tahun. Akhirnya pada tahun 2014 untuk pertama kalinya tulisan itu diungkapkan oleh cicit Vilna, Rabbi Moshe Shternbuch kepada dunia. 

"Ketika kamu mendengar bahwa Rusia telah merebut kota Crimea, kamu harus tahu bahwa waktunya Messias telah dimulai, dan langkah-langkahnya akan terdengar. Dan ketika kamu mendengar Rusia telah mencapai kota Konstantinopel, kamu harus mengenakan pakaian Sabbath-mu dan jangan menanggalkannya, karena itu artinya Messiah segera datang setiap saat."

Ramalan tersebut menyebutkan tentang dua pertanda kedatangan Messiah. Peristiwa pertama adalah Rusia merebut dan menduduki Crimea yang mana hal tersebut sudah terjadi. Pada tahun 2014 Rusia merebut daerah Crimea dari Ukraina.

Pertanda kedua adalah pendudukan Rusia atas Istanbul. Memang saat ini peristiwa itu belum terjadi, namun nampaknya tiket untuk digelarnya pertunjukan tersebut sudah mulai dijual dimana terjadi insiden penembakan jet tempur Rusia oleh Turki dan mengakibatkan memanasnya hubungan di antara kedua negara.

Ramalan serupa juga diungkapkan oleh seorang Yahudi lain yang bernama Ba'al Shem Tov, pendiri Yudaisme Hasidic yang juga hidup pada abad ke 18.

"Dalam nama Ba'al Shem Tov, ketika kamu melihat kuda Rusia berada di Konstantinopel, kota di Turki, kamu harus tahu bahwa Moshiach (Messiah) akan segera datang."

Pertanda lain yang disebutkan oleh Ba'al Shem Tov adalah kedatangan militer Rusia di Kota Istanbul. "Rusia akan datang, mereka akan datang dan bersama-sama dengan anak-anak Ismail."


Hadiah Al Quran kuno dari Putin untuk Imam Syiah


Anak-anak Ismail ini dapat diartikan sebagai penganut syiah. Kebenaran tentang ramalan ini mungkin dapat dilihat dari betapa semakin dekatnya hubungan antara Rusia dengan Iran yang beragama Syiah. Persekutuan antara dua negara tersebut semakin mendalam ketika pada tanggal 23 November lalu Presiden Vladimir Putin mempersembahkan hadiah yang sangat langka dan tidak ternilai harganya yaitu berupa salah satu dari lima duplikat asli Al Quran tulisan tangan yang berasal dari abad ke 7.

0 comments:

Post a Comment