Turki Tembak Jatuh Jet Rusia Dapat Memicu Perang Nuklir


101dunia - Seorang analis militer Moskow, Pavel Felgengauer, menyatakan bahwa penembakan jet tempur Rusia yang dilakukan oleh militer Turki dapat menyebabkan perang nuklir. Felgengauer mengatakan bahwa insiden tersebut dapat memicu perang antara Rusia dengan Turki yang dibekingi oleh NATO.
 

"Setelah jet tempur Rusia jatuh pada hari Selasa lalu, Moskow harus menerima situasi ini dengan baik atau memulai perang dengan Turki dimana perang tersebut hanya dapat dimenangkan dengan menggunakan nuklir." tuturnya seperti dilansir Daily Mirror.

"Kemungkinan besar insiden itu akan menjadi perang. Dengan kata lain, pertempuran lebih akan terjadi ketika pesawat Rusia menyerang pesawat Turki untuk melindungi pembom kami." tambahnya.

Tidak hanya berpeluang untuk memicu perang di udara, Felgengauer juga mengatakan bahwa tindakan Turki tersebut juga dapat menyebabkan pertempuran antara angkatan laut Turki dengan angkatan laut Rusia. 

"Mungkin Turki akan menutup Selat Bosphorus, dan negara-negara anggota NATO lainnya akan bergabung dalam konflik ini. Dan dalam konflik tersebut sepertinya Rusia hanya memiliki sedikit peluang kecuali dengan menggunakan senjata nuklir." Felgengauer menambahkan.

Selat Bosphorus adalah satu-satunya jalur dimana armada laut Rusia dapat mencapai daerah Mediterania. Insiden penembakan jet tempur ini merupakan konflik terbesar antara Rusia dengan negara anggota NATO dalam kurun waktu 50 tahun terakhir.

Setelah insiden penembakan tersebut, Putin mengeluarkan kecaman keras dengan menyatakan bahwa ia merasa ditusuk dari belakang oleh komplotan teroris. Ia juga menyebut pelaku penembak jet tempurnya sebagai sekutu teroris.

Baca juga:

0 comments:

Post a Comment