Inilah Penyebab Turki Tembak Jatuh Pesawat Rusia


101dunia - Selama ini hubungan antara pemerintah Rusia dan Turki dikenal terjalin baik, namun sejak insiden penembakan pesawat Rusia oleh Turki maka dipastikan hubungan tersebut mulai memanas.

Kronologi penembakan tersebut telah dijelaskan oleh pemerintah Turki dimana pihak militer Turki menyatakan bahwa pesawat tempur Rusia telah melanggar daerah perbatasan terbang Turki. Militer Turki telah memberikan peringatan sebanyak 10 kali namun tidak diindahkan oleh pesawat tempur tersebut sehingga akhirnya terpaksa ditembak jatuh.

Inilah Penyebab Turki Tembak Jatuh Pesawat Rusia

Seperti diberitakan oleh Dailysabah, militer Turki telah memastikan posisi pesawat tempur Rusia sebelum ditembak. Pada gambar di atas, garis merah adalah jalur terbang pesawat pesawat SU-24 milik Rusia dan garis biru adalah posisi F-16 milik Turki.

Garis putih menunjukkan perbatasan antara Turki (atas) dengan Suriah (bawah). Gambar di atas memperlihatkan pesawat Rusia memang sedang mengarah menuju ke wilayah Turki, sedangkan pihak rusia sendiri membantah hal tersebut dan mengungkapkan bahwa pesawat itu masih berada di wilayah udara Suriah.

Sebelum insiden ini pesawat Rusia juga pernah hampir memasuki daerah perbatasan Turki dan Suriah tetapi saat itu pihak Rusia mengakui kesalahannya. 

Presiden Obama Menelepon Presiden Erdogan

Gedung Putih mengemukakan pernyataan bahwa sesaat setelah kejadian tersebut Presiden Obama menelepon Presiden Erdogan. Mereka membahas bahwa semua pihak perlu meredakan ketegangan setelah insiden penembakan tersebut.

Pada kesempatan tersebut Obama juga menyampaikan bahwa Amerika Serikat dan NATO mendukung hak Turki untuk mempertahankan kedaulatannya. 

Dikutip dari Reuters, Rabu (25/11/2015), Gedung Putih juga menyatakan "Para pemimpin tersebut menyepakati pentingnya meredakan situasi dan terus melakukan hal-hal untuk memastikan insiden serupa tidak terjadi lagi." 

Sebelum pembicaraan via telepon tersebut Presiden Erdogan dalam pidatonya di Ankara hari Selasa (24/11/2015) mengatakan, "Meskipun telah diingatkan sebanyak 10 kali dalam 5 menit karena pesawat itu mendekati perbatasan kami, pesawat tetap melakukan pelanggarannya. Pesawat ini pun jatuh akibat intervensi oleh F-16 kami."

"Alasan mengapa insiden-insiden terburuk tidak terjadi sebelumnya menyangkut Suriah adalah karena Turki berkepala dingin. Seharusnya tidak ada seorang pun yang meragukan bahwa kami telah melakukan upaya-upaya terbaik untuk mencegah insiden ini. Namun semua orang harus menghormati hak Turki untuk mempertahankan perbatasannya." tambahnya.

Pihak AS pun mendukung pernyataan Turki bahwa para pilot pesawat tempur Turki sudah mengingatkan pilot jet tempur Rusia sebanyak 10 kali sebelum menembak. Namun Rusia tetap bersikukuh bahwa jet SU-24 miliknya masih berada dalam wilayah Suriah saat ditembak jatuh.


0 comments:

Post a Comment