Mengurus e-KTP Hilang Tidak Perlu Pulang Ke Kota Asal


101dunia - e-KTP memang memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan jenis KTP sebelumnya, selain memiliki bentuk yang lebih bagus, bahannya pun kuat sehingga lebih awet. Dan bukan hanya itu saja, kartu tanda pengenal elektronik ini berlaku secara nasional di Indonesia. Bahkan pemilik e-KTP dapat membuat rekening bank di kota lain dengan berbekal e-KTP. Namun bagaimana jika e-KTP Anda hilang dan saat ini Anda sedang bekerja di luar kota?  
 
Mengurus e-KTP Hilang Tidak Perlu Pulang Ke Kota Asal

Sebelum peralihan ke e-KTP, penggantian kartu identitas yang hilang hanya dapat dilakukan di kota asal tempat kartu identitas tersebut dibuat. Atau solusi lain adalah membuat KTP sesuai dengan tempat tinggal saat ini, dan tetap saja harus mengurus surat kepindahan dari alamat yang lama. Namun kini dengan e-KTP Anda lebih dipermudah.

E-KTP bersifat nasional, sehingga proses perekaman, perubahan, dan pencetakan e-KTP dapat dilakukan dimana saja di seluruh Indonesia. Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrullah, masyarakat yang kehilangan e-KTP dapat mengunjungi Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil di kota dimana mereka berada saat ini. Setiap persoalan yang terkait e-KTP dapat diselesaikan disana karena setiap Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil memiliki kewenangan membuat e-KTP.

Sebagai contoh jika Anda warga Jakarta sedang bertugas di Banjarmasin, dan tiba-tiba e-KTP Anda hilang sedangkan Anda memerlukan e-KTP untuk membeli tiket pesawat. Maka Anda dapat mengganti e-KTP tersebut hanya dengan mengunjungi Disdukcapil setempat setelah sebelumnya mengurus surat kehilangan di kepolisian.

Cetak ulang e-KTP tidak dikenakan biaya dan syarat apapun, karena seluruh data setiap penduduk sudah terekam dalam setiap Nomor Induk Kependudukan (NIK) masing-masing penduduk. Saat ini program e-KTP belum sepenuhnya terintegrasi dengan sistem yang lain, namun ke depannya e-KTP akan sangat berguna untuk pendataan penduduk secara keseluruhan, bukan hanya informasi data diri seperti nama dan alamat.

Pada tahun 2016 nanti pemerintah berencana mengintegrasikan data e-KTP dengan data-data lain terkait sistem keuangan, catatan kejahatan, dan lain-lain. Jika pengintegrasian dengan pihak kepolisian sudah dilakukan maka catatan pelanggaran sekecil apapun akan dicatat di dalam e-KTP. Mulai dari pelanggaran lalu lintas hingga kejahatan berat.

Selain itu pemerintah juga akan menggandeng perbankan nasional, sehingga kegiatan perbankan setiap penduduk dapat diketahui oleh pemerintah. Sistem ini akan mengurangi potensi terjadinya kejahatan money laundry, penipuan, transaksi ilegal, dan lain-lain.

Karena itu e-KTP adalah sebuah solusi yang akan membantu masyarakat mewujudkan tatanan yang baik di segala bidang seperti bidang sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Jika Anda belum memiliki e-KTP maka segera lah datang ke Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil tempat Anda tercatat sebagai warga.

0 comments:

Post a Comment