Cara Mendirikan Usaha Berbadan Hukum Perseroan Terbatas (PT)


101dunia - Sebelum memulai suatu usaha dan mendirikan sebuah perusahaan, alangkah baiknya jika kita menentukan terlebih dahulu apa visi dan misi menjalankan usaha tersebut. Visi dan misi yang jelas akan membantu kita menjabarkan secara detail langkah-langkah yang akan ditempuh guna membesarkan usaha tersebut.

Pendirian Perusahaan

Setelah menentukan visi dan misi usaha, selanjutnya kita harus mengetahui badan hukum seperti apa yang sesuai untuk melegalisasi usaha tersebut. Badan hukum dan badan usaha adalah dua hal yang berbeda, dimana tidak semua badan usaha berbentuk badan hukum.

Badan hukum merupakan suatu perkumpulan yang pendiriannya berdasarkan akta otentik sehingga dalam hukum diperlakukan sebagai pihak yang memiliki hak dan kewajiban atau disebut juga dengan subyek hukum.

Dalam ilmu hukum, subyek hukum terdiri dari orang dan badan hukum. Orang dan badan hukum tersebut sama-sama memiliki hak dan kewajiban. 

Sedangkan badan usaha adalah suatu kesatuan yuridis, teknis, dan ekonomis, yang memiliki tujuan untuk mencari keuntungan. Seringkali badan usaha disamakan dengan perusahaan, padahal keduanya adalah entitas yang berbeda. Perusahaan dapat diartikan sebagai alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan yaitu memperoleh laba/keuntungan.

Cara Mendirikan Usaha Berbadan Hukum Perusahaan Terbatas (PT)

Badan usaha baik dalam usaha skala kecil, menengah, dan besar sangat penting untuk memiliki badan hukum. Badan hukum akan melindungi badan usaha dari segala tuntutan akibat aktivitas yang dijalankan oleh perusahaan tersebut.

Ciri utama badan usaha yang berbadan hukum adalah terdapat pemisahan kekayaan pemilik dengan kekayaan badan usaha, sehingga pemilik hanya bertanggung jawab sebatas harta perusahaan.

Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas (PT) adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha dengan modal dalam bentuk saham, dimana kepemilikan suatu pihak terhadap perusahaan terlihat dari jumlah saham yang dimiliki.

Persyaratan umum untuk mendirikan Perseroan Terbatas (PT) adalah:

- Foto copy KTP pengurus dan pemilik saham (minimal 2 orang).
- Foto copy Kartu Keluarga pengurus dan pemilik saham.
- Foto copy NPWP pengurus dan penanggung jawab.
- Pas photo pengurus ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar (berwarna).
- Foto copy PBB tahun terakhir sesuai domisili perusahaan.
- Kontrak sewa bangunan kantor (jika bangunan kantor merupakan sewa).
- Surat Keterangan Domisili Perusahaan
- Foto bangunan kantor (tampak depan dan tampak belakang).

Persyaratan formal untuk mendirikan Perseroan Terbatas (PT) adalah:

- Pendiri minimal terdiri dari dua orang atau lebih.
- Akta notaris disusun dengan menggunakan bahasa Indonesia.
- Setiap pendiri harus mengambil bagian saham, kecuali didirikan atas dasar peleburan.
- Pemegang saham harus merupakan WNI, kecuali perusahaan berbentuk Perusahaan Modal Asing.
- Akta pendirian harus disahkan oleh Menteri Kehakiman.
- Pendirian PT harus diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia.
- Modal dasar minimal Rp50 juta dan disetorkan minimal sebesar 25% dari modal dasar.
- Minimal terdiri dari 1 orang direktur dan 1 orang komisaris.

Tahapan pendirian Perseroan Terbatas (PT):

1. Membuat akta notariil.
2. Pengesahan oleh Kemenkumham.
3. Pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Jika perusahaan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia maka dianggap telah sah sebagai badan hukum. Namun untuk menjalankan usaha, Perseroan Terbatas juga harus memiliki legalitas dan perizinan tertentu sebagai berikut:

1. Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP).
2. NPWP perusahaan.
3. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).
4. Surat Izin Tempat Usaha (SITU) - di luar DKI Jakarta.
5. Izin Gangguan (HO).
6. Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

0 comments:

Post a Comment