Beras Hitam Yang Dulu Terlarang, Kini Semakin Diminati Dunia Karena Khasiatnya


101dunia - Mungkin beras hitam masih begitu asing di telinga Anda dibandingkan dengan beras putih dan beras merah. Namun ternyata kandungan gizi di dalam beras hitam melebihi kandungan gizi beras putih dan beras merah sekalipun keduanya digabungkan.

khasiat beras hitam

Memang beras hitam ini memiliki kemiripan dengan bulir ketan hitam, namun jika diperhatikan maka akan terlihat perbedaannya dimana bulir beras hitam lebih berkilau, lebih pipih dan lebih panjang. Dan jika dimasak warna beras ini akan memudar menjadi warna ungu.

Selain kaya akan gizi, beras hitam juga memiliki sejarah yang menarik. Pada jaman dahulu beras ini adalah beras terlarang. Pada zaman kekaisaran kuno di Cina, siapapun tidak boleh menyantap makanan yang terbuat dari beras hitam, kecuali para kaisar.

Jenis beras ini sangat berharga karena dipakai sebagai komoditas untuk upeti kepada para kaisar. Tetapi untungnya saat ini beras hitam boleh dijual kepada siapa pun. Permintaan terhadap beras ini semakin meningkat dari hari ke hari. Permintaan tersebut bukan hanya di Cina, tetapi bahkan di seluruh dunia.

Masyarakat Indonesia lebih mengenal beras putih dibandingkan dengan beras merah atau beras hitam. Hal itu mungkin karena rasa beras hitam kurang nikmat jika dibandingkan dengan beras putih. Nasi yang terbuat dari beras hitam kurang 'pulen' dan lembut jika dibandingkan dengan beras putih.

Proses memasak beras hitam pun memiliki perbedaan dengan beras putih. Untuk memasak beras hitam diperlukan air dan waktu yang lebih banyak. Tetapi setelah matang nasi dari beras hitam akan mengeluarkan aroma yang kuat dan dapat menambah nafsu makan.

Khasiat Beras Hitam

Banyak yang menganggap bahwa beras hitam dapat menjadi obat segala macam penyakit. Namun hal tersebut tidak benar. Karena beras ini adalah sejenis pangan dan bukan obat. Adapun kandungan gizinya yang luar biasa menjadikan beras ini berkhasiat untuk mencegah penyakit.

1. Kanker

Beras hitam bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker karena mengandung antosianin yang tinggi. Antosianin merupakan salah satu antioksidan yang sangat kuat. Antosianin sedang diteliti untuk peran mereka dalam mencegah berbagai penyakit kronis termasuk kanker. Ekstrak beras hitam juga memiliki efek yang sama seperti obat simvastatin, yang berfungsi sebagai penurun kolesterol. 

2. Diabetes

Nilai kalori beras hitam sekitar 362 kilo kalori per 100 gram. Kandungan ini merupakan yang terendah jika dibandingkan dengan jenis beras lainnya. Hal ini merupakan hal yang baik bagi para penderita diabetes, karena semakin tinggi kadar kalori dalam suatu makanan maka akan meningkatkan kandungan gula dalam darah. Karena itu beras hitam sangat dianjurkan bagi para penderita diabetes.

3. Penyakit Jantung

Beras hitam sangat kaya akan serat, terlihat dari rasanya yang agak kasar dan tidak sepulen beras putih. Makanan yang mengandung serat tinggi seperti ini tentu akan sangat baik bagi kesehatan jantung Anda.

4. Anemia

Beras hitam mengandung zat besi yang tinggi hingga mencapai 15,52 ppm. Seperti kita ketahui bahwa zat besi sangat penting dalam pembentukan darah. Karena itu beras hitam sangat dianjurkan untuk dikonsumsi para penderita anemia.

5. Awet Muda

Anda yang menginginkan untuk selalu sehat dan awet muda disarankan untuk mengkonsumsi beras hitam secara rutin. Antioksidan yang terdapat di dalam beras hitam memiliki peran penting dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Jika sel-sel yang rusak tersebut selalu diperbaiki maka akan mengakibatkan seseorang menjadi awet muda.

Karakteristik Beras Hitam

Sebagian beras petani di Indonesia memproduksi beras hitam secara turun temurun, dan sebagian lagi memurnikannya dari beras hitam yang beredar di pasar. Benih beras hitam yang beredar di pasaran di antaranya adalah sebagai berikut:

- Cempo Ireng (Kulon Progo, Sleman)
- Melik (Lereng Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
- Cibeusi (Subang)
- Toraja (Sulawesi)

Pada umumnya setiap beras hitam yang berasal dari berbagai daerah di atas memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Berwarna hitam

Zat yang menyebabkan warna hitam dalam bulir beras tersebut adalah aleuron dan endospermia. Kedua zat tersebut memproduksi antosianin yang menyebabkan warna ungu. Kadar antosianin yang tinggi menyebabkan warna ungu ini begitu pekat sehingga menjadi hitam. 

2. Gabah berwarna cokelat

Berbeda dengan ketan hitam yang kulit gabahnya juga berwarna hitam, beras hitam memiliki gabah dengan warna cokelat seperti beras putih. Hanya saja ketika pengisian bulir beras maka gabah akan berwarna hitam namun akan kembali berwarna cokelat.

3. Umur panen yang lama

Salah satu penyebab kurang populernya beras hitam adalah karena umur panennya yang lebih lama dibandingkan beras putih. Pada umumnya umur panen beras hitam mencapai 200 hari. Walaupun ada varietas yang dapat dipanen setelah 4 bulan, namun varietas tersebut masih sulit ditemukan. 

4. Ukuran padi yang tinggi

Tanaman padi yang memproduksi beras hitam memiliki ukuran tubuh yang tingginya mencapai 2 meter. Namun dari hasil penelitian telah ditemukan metode persilangan yang menghasilkan tanaman padi yang ketinggiannya lebih rendah.


Cara Mengkonsumsi Beras Hitam

Beras hitam dapat dikonsumsi dengan berbagai cara di antaranya sebagai berikut:

- Dimasak seperti biasa menjadi nasi
- Menyeduh beras hitam dengan 250 ml air dan meminumnya sebagai minuman kesehatan
- Menyeduh wedang beras hitam instan saat pagi atau sore hari.

0 comments:

Post a Comment