Digerebek Di Kamar Hotel, Arzetti Bilbina Tengah Berduaan Dengan Perwira TNI


101dunia - Kabar miring menerpa selebritis sekaligus anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Arzetti Bilbina.

Arzetti Bilbina Digerebek di Kamar Hotel Bersama Perwira TNI
Arzetti Bilbina
Anggota dewan yang juga seorang peragawati tersebut dikabarkan diamankan Denpom Divif 2 Kostrad Sidoarjo dengan dugaan perselingkuhan di sebuah kamar hotel di Malang, Jawa Timur.

Kabar tersebut merebak di kalangan wartawan Jawa Timur pada hari Senin (26/10/2015). Berikut adalah isi pesan tersebut:

"Info : ijin melaporkan pada hari Minggu Tgl 25 Juni 2015 sekira pukul 13.30 WIB Denpom Divif 2 Kostrad mendapat telpon dari Letkol Psk Dicky meminta bantuan utk melakukan penggerebekan kasus perselingkuhan yg diduga dilakukan oleh angt TNI leting 97 dgn Sdr. Arzeti Bilbina istri bpk Didit ( sipil) yang sedang berada di Hotel Arjuna kmr 18 Lawang. 

Pukul 14.00 WIB Wadandenpom Divif 2 Kostrad Kapten Cpm Sandri beserta Kapten Cpm Prana bertemu dg Serka Arifin Staf Intel Yon Paskhas Malang yang sdh berada di TKP utk pengamatan. Sekira pukul 14.30 melaks penggerebekan dan mendapati Letkol Kav (inisial R, diinformasi menyebut nama jelas, red) Dandim Sidoarjo bersama Sdri.Arzeti bilbin sedang berduaan di kamar. 

Kemudian Letkol Kav R dan Sdri.Arzeti diamankan di Ma Denpom Divif 2, tdk lama kemudian suami sdri. Arzeti an. Bpk Didit datang ke Ma Denpom Divif 2 Kostrad. Hasil koord Asintel Kodam V/ Brw dan Denpom V/3 Malang sekira Pukul 16.30 WIB Letkol Kav R, sdri. Arzeti dan suaminya bpk Didit dibawa ke Ma denpom V/3 Malang utk dilakukan proses lebih lanjut."

Ketika dikonfirmasi via aplikasi pesan teks WhatsApp, Arzetti membantah kabar tersebut. Namun beberapa jam kemudian kabar miring tersebut dibenarkan oleh Mabes TNI Kadispenad TNI Brigjen MS Fadhilah.

"Peristiwa benar, ada peristiwa itu, tetapi penjelasannya sementara dalam rangka kedinasan. Sekarang sedang diproses dari pengakuan yang bersangkutan." kata MS Fadhilah seperti dilansir Merdeka.

Penggerebekan tersebut dilakukan pada hari minggu (25/10/2015) sore. 

"Kemarin siang pimpinan tidak tinggal diam. Kami masih dalami dan dahulukan asas praduga tak bersalah." tambahnya.

0 comments:

Post a Comment