Cara Memulai Bisnis Sampingan Tanpa Harus Berhenti Bekerja


101dunia - Saat kenaikan biaya hidup sudah tidak sebanding dengan kenaikan gaji, nampaknya berbisnis sampingan adalah satu-satunya pilihan bagi seorang karyawan. Namun seringkali rutinitas bekerja di kantor menjadi penghalang untuk memulai terjun membuka usaha.


Cara Memulai Bisnis tanpa Harus Berhenti Bekerja


Sebuah penelitian di Amerika Serikat, Gallup research, pada tahun 2014 lalu menyatakan bahwa dalam satu tahun pertama hanya 38% wirausaha yang mampu hidup murni mengandalkan hasil usahanya. Sedangkan sisanya masih mengandalkan penghasilan dari gajinya sebagai karyawan di tahun pertama bisnis mereka.

Hal tersebut akan berbeda ketika usia bisnis sudah memasuki dua sampai 5 tahun. Pada saat itu 51% orang akan menggantungkan hidupnya dari penghasilan yang dia dapatkan dari bisnis yang digeluti. Sedangkan sisanya masih mengandalkan pendapatan sebagai karyawan perusahaan. 

Memang tidak mudah untuk memulai bisnis sampingan sewaktu masih bekerja, Selain masalah waktu, tenaga, dan pikiran, seorang karyawan juga harus memikirkan bagaimana caranya agar bisnis yang dia jalankan tidak mengganggu kinerjanya sebagai pekerja.

Namun jika Anda berkeinginan kuat untuk menjadi seorang entrepreneur, berikut adalah tips cara memulai bisnis sampingan tanpa harus berhenti bekerja.

Temukan Market Yang Berbeda

Sebelum mulai berbisnis, pastikan bahwa perjanjian kerja dengan perusahaan Anda tidak melarang Anda menjalankan bisnis. Selain itu, sebaiknya usaha yang dijalankan yang memiliki segmen pasar yang berbeda dengan perusahaan Anda. Banyak sekali kejadian dimana seorang karyawan mendapat masalah karena dianggap telah merebut klien perusahaan dimana dia bekerja. 

"Cobalah untuk menemukan pasar yang berbeda dari perusahaan Anda saat ini," Ucap Crystal Stranger, penulis buku "The Small Business Tax Guide.

Namun tentu saja hal ini tidak berlaku jika bisnis Anda ternyata mendukung kinerja perusahaan tempat Anda bekerja. Sebagai contoh, seorang sales perusahaan distributor bahan bangunan. Setelah 5 tahun bekerja sebagai tenaga penjualan, dia berpikir untuk memulai bisnis sampingan. Akhirnya dia meminta izin kepada atasannya untuk membangun toko material bangunan atas nama istrinya dan menjual produk perusahaan tempat dia bekerja. 

Atur Jadwal

Apabila Anda menghabiskan waktu berjam-jam untuk bekerja, maka segeralah atur jadwal untuk dapat memulai bisnis. Jam kerja di Indonesia adalah dari pagi sampai sore, atau bahkan sampai malam. Anda sendiri yang sangat mengetahui celah waktu yang tersedia untuk dapat dimanfaatkan berbisnis. 

Kalau siang hari Anda tidak memiliki waktu luang, manfaatkanlah malam hari untuk membangun bisnis Anda. Jika Anda bekerja setiap hari hingga larut malam, manfaatkanlah akhir pekan Anda. Jika 7 hari dalam satu minggu Anda tidak memiliki celah waktu luang sedikitpun, maka mulailah tanyakan kepada diri Anda sendiri apakah pekerjaan Anda saat ini layak untuk dijalankan atau tidak. Karena jika ingin berbisnis, pekerjaan Anda haruslah yang dapat mendukung Anda menjalankan itu.

Bangun Jaringan

Hal yang sangat penting dalam membangun usaha adalah membangun jaringan klien. Mencari klien sebelum berhenti bekerja akan membantu usaha Anda kedepan. Tempat yang paling sesuai untuk mencari klien adalah tempat Anda bekerja saat ini. 

Simpan Pendapatan Anda

Apabila saat ini gaji Anda di perusahaan melebihi biaya kebutuhan Anda, maka sebaiknya uang tersebut ditabung. Suatu saat ketika bisnis Anda sudah berjalan dengan baik dan Anda bermaksud untuk melakukan ekpansi maka dana tabungan tersebut bisa digunakan.

Ubah Mindset

Mindset seorang karyawan dan seorang pebisnis sangat berbeda. Seorang pebisnis biasanya memiliki visi jauh kedepan. Karena itu dia sudah memiliki rencana apa saja yang akan dicapainya dalam 5, 10, hingga 20 tahun kedepan. Berbeda dengan karyawan, yang visi dan misinya terbentur oleh rutinitas sehari-hari. Untuk itu, sebelum memulai bisnis hendaknya anda tentukan dulu rencana dan tujuan Anda.

Skill Atau Pengetahuan

Skill atau pengetahuan adalah salah satu modal paling penting untuk menjalankan bisnis. Bisnis waralaba sekalipun tetap membutuhkan skill ownernya dalam menentukan lokasi dan perhitungan keuangan, selain insting. Karena itu sebelum berhenti bekerja asahlah skill Anda, penuhi kepala Anda dengan pengetahuan yang berkaitan dengan bisnis sampingan yang akan Anda jalankan.

Kerja Keras

Mungkin selama ini banyak orang yang mengatakan bahwa seorang pengusaha dapat bekerja lebih santai dibandingkan dengan seorang karyawan. Namun hal tersebut seratus persen tidak benar, yang benar adalah seorang pengusaha lebih fleksibel dalam bekerja.

Seorang pengusaha dituntut untuk bekerja lebih keras dibandingkan dengan seorang karyawan. Seringkali dia harus memikirkan bagaimana cara agar usahanya berkembang. Seorang karyawan harus terbiasa dengan kegagalan. Hal tersebut berat, karena kegagalan seorang pengusaha sangat berkaitan erat dengan uang yang masuk ke dompetnya. Oleh karena itu sebelum mulai berbisnis Anda harus mempersiapkan diri baik fisik maupun mental. Termasuk banyak mencari tahu tentang cara memulai bisnis tanpa harus berhenti bekerja.

0 comments:

Post a Comment